Thiago Alcantara & Daniel Alves Minta Maaf

Barcelona – Dani Alves dan Thiago Alcantara meminta maaf kepada para fans Rayo Vallecano atas selebrasi mereka yang berlebihan saat mencetak gol kelima.

Dalam kemenangan 7-0 atas Rayo Vallecano dalam lanjutan Primera Liga Spanyol, dua pemain Barcelona itu melakukan tarian yang dinilai provokatif. Namun, tarian tersebut segera dihentikan kapten klub Carles Puyol.

“Saya ingin meminta maaf kepada fans Rayo yang merasa tersinggung dengan tarian tersebut. Saya tidak pernah bermaksud untuk menyinggung siapapun, saya hanya ingin menikmati momen tersebut,” ujar Alves.

“Karena mereka pernah memberitahu saya ketika saya masih kecil, bahwa sepakbola itu untuk dinikmati. Di samping itu, tim telah bekerja dengan luar biasa.”

Thiago yang menari juga mengucapkan permintaan maafnya: “Saya minta maaf jika saya menyinggung Rayo saat melakukan selebrasi. Emosi yang ada membuat saya melakukan kesalahan. Itu tidak akan terjadi lagi.”

Ibrahim Afellay Dibidik Lazio, Liverpool & Tottenham

Barcelona – Gelandang Barcelona, Ibrahim Afellay dikabarkan mengalami kesulitan dalam bermain bersama Barcelona. Hal ini diperburuk dengan cedera ligamen lutut yang membuatnya absen bermain sejak akhir September lalu.

Situasi itu akan dimanfaatkan oleh beberapa klub yang menginginkannya. Liverpool dan Spurs dikabarkan masih memantau gelandang 26 tahun itu. Selain mereka, Alzio juga berniat meminjam Afellay.

Gelandang kelahiran Belanda itu didatangkan dari PSV Eindhoven oleh Barcelona pada November 2010 dann terikat kontrak di Camp Nou hingga Juli 2015. Pada musim ini, ia hanya tampil sekali dalam kompetisi LaLiga dan sekali dalam Liga Champions.

Empat Tahun Membuat Pep Guardiola Lelah

Barcelona – Pelatih Barcelona, Josep “Pep” Guardiola mengatakan alasan utama pengunduran dirinya dari jabatan pelatih Barcelona adalah karena kelelahan setelah empat tahun melatih sejak musim panas 2008. Ia menegaskan akan berhenti dari dunia sepakbola untuk sementara.

“Empat tahun bisa membuat semua orang letih. Saya sudah bilang kepada sang presiden [Sandro Rosell] bahwa era saya mulai mendekati akhir sekitar September-Oktober tahun lalu. Sang pelatih baru akan mampu memberikan hal-hal yang tak bisa lagi saya berikan,” ujar Guardiola.

“Berbicara kepada pers dan para pemain selama empat tahun sangat menguras tenaga. Mungkin keadaan buat kami tak akan berjalan salah, tapi saya telah merasa itulah yang akan terjadi. Saya tahu apa yang akan saya tinggalkan, yaitu tempat terbaik, tapi ini adalah saat yang tepat [untuk pergi].”

Pep Guardiola Sebut Barcelona Dapat Andalkan Tito Vilanova

Barcelona – Pelatih Barcelona, Pep Guardiola mengaku optimis Tito Vilanova yang menjadi penggantinya di Barcelona akan mampu meraih sukses.

“Anda dapat mengharapkan yang terbaik dari Tito. Dia lebih dari sekadar terampil dan para pemain mengenalnya. Saya pikir klub membuat pilihan hebat,” ujar Guardiola.

“Saya hanyalah penyalur ide-ide Tito, dan kami berkembang bersama-sama.”

Tito Vilanova telah menjadi asisten Guardiola sejak menangani Barca B pada 2007 dan ia berpeluang besar ditunjuk oleh pihak manajemen klub sebagai pengganti posisi Guardiola pada musim depan, setelah Guardiola menolak tawaran perpanjangan kontrak di Camp Nou.

Tes Medis Gerard Pique Memuaskan

Barcelona – Bek Barcelona Gerard Pique sudah diperbolehkan pulang dari rumah sakit setelah tes medis yang dilakukan menunjukkan tidak ada cedera serius.

Pada laga semi-final kedua Liga Champions lawan Chelsea yang berakhir imbang 2-2 itu, Pique bertabrakan dengan rekan setimnya, Carles Puyol yang mengakibatkan ia harus segera dilarikan ke rumah sakit dan menjalani rawat inap.

“Gerard Pique sudah meninggalkan rumah sakit setelah menjalani tes medis yang berlangsung memuaskan,” demikian pernyataan resmi klub.

“Bek Barcelona FC itu bermalam di rumah sakit di bawah observasi langsung usai bertabrakan dengan Didier Drogba dan Victor Valdes di awal pertandingan lawan Chelsea. Pemain akan beristirahat selama satu pekan sebelum menjalani pemeriksaan ulang.”

Pep Guardiola: Kami Akan Bangkit

Barcelona – Pelatih Barcelona Pep Guardiola menghimbau timnya untuk bangkit dan jangan berlarut dalam kegagalan mereka melaju ke final Liga Champions usai ditahan imbang 2-2 dan tersingkir dengan kekalahan agregat 3-2 oleh Chelsea.

“Kami telah melakukan apapun yang kami bisa, tetapi kami gagal. Kami tidak dapat berbuat yang terbaik dalam momen krusial, dan hal ini membuat kami membayar dengan mahal,” ujar Guardiola.

“Sekarang kami harus bangkit dan berpikir untuk musim depan. Hal yang dapat kami lakukan adalah memberi selamat kepada Chelsea atas solidnya lini pertahanan mereka.”

“Saya meminta kepada pemain untuk menyerang dan tidak berhenti, karena itulah yang harus kami lakukan. Dan kemudian gol pertama Chelsea terjadi.”

“Tetapi kami jujur terhadap diri kami sendiri, kami selalu bermain seperti ini. Saya akan belajar dari hal ini.”

“Saya tidak tahu apa yang saya rasakan. Saya melihat pemain-pemain saya dan saya tidak tahu apa yang harus saya katakan tentang apa yang salah dari permainan mereka, karena saya tidak dapat menemukan kesalahan atas apa yang kami lakukan.”

Cristian Tello Dikritik, Pep Guardiola Tampil Membela

Barcelona – Pelatih Barcelona, Josep Guardiola membela winger muda miliknya, Cristian Tello yang mendapat kritik beruntun dari media usai kekalahan 2-1 melawan Real Madrid, Sabtu (21/4) malam.

Tello dihujani kritik karena membuang dua peluang emas di depan gawang Iker Casillas. Seandainya ia tampil baik, maka Barcelona tidak akan kalah dari Madrid dan melepas persaingan gelar LaLiga.

“Jika ingin mengkritik maka kritik saya, jangan kritik Tello. Kalian (pers) tidak baik, lihatlah pertandingan itu. Dia bermain sangat brilian dan berada di belakang semua peluang kami,” ujar Guardiola.

“Saya dengar sebagian dari kalian mengkritiknya dan mengatakan saya salah, tapi kami menjalani laga bagus dan Madrid memiliki beberapa serangan balik, meski memang benar kami tak memiliki banyak peluang.”

Barcelona Fokus Ke Liga Champions

Barcelona – Pelatih Barcelona Pep Guaridola mengingatkan para pemainnya untuk fokus pada laga berikutnya melawan Chelsea dalam leg kedua Liga Champions.

Guaridola berharap timnya segera bangkit dari keterpurukan usai ditekuk Real Madrid di kandang sendiri dan sekaligus menutup peluang mereka untuk menjuarai LaLiga pada musim ini.

“Saya berbicara dengan para pemain pada hari Minggu ketika kita sudah mulai tenang [pasca Clasico],” ujar Guardiola.

“Kami akan fokus untuk laga minggu depan, yang artinya adalah kami mesti fokus di laga kontra Chelsea.”

“Kami berharap segera pulih dari keterpurukan, dan bermain baik di pertandingan menghadapi Chelsea.”

Pep Guardiola Ucapkan Selamat Untuk Real Madrid

Barcelona – Pelatih Barcelona Pep Guardiola memberikan selamat kepada Real Madrid yang berhasil mengalahkan timnya 2-1 pada laga Clasico di Camp Nou, dini hari tadi.

Guardiola juga menilai bahwa Real Madrid telah memastikan juara LaLiga musim ini. Saat ini Barca tertinggal tujuh poin dari Real Madrid.

“Pertama-tama, selamat untuk Madrid atas kemenangan ini serta gelar juara yang telah mereka pastikan,” ujar Guardiola.

“[Tapi] saya tidak akan menukar pemain-pemain saya untuk apapun. Mereka pernah merasakan situasi seperti ini dan mereka membuktikan bahwa mereka bisa bangkit.”

“Kami mampu mengendalikan serangan balik Madrid, mereka tidak memiliki banyak peluang. Tapi, pada akhirnya mereka mampu berbuat lebih banyak,” tutup sang pelatih.

Xavi Hernandez: Barcelona Bukan Tim Tak Terkalahkan

Barcelona – Gelandang Barcelona, Xavi Hernandez dengan rendah hati mengatakan klubnya bukan tak terkalahkan. Selain itu, ia mengungkapkan kelemahan para pemain Barca saat bermain di lapangan yang tidak memadai.

“Tidak. Kami bukan tim tak terkalahkan. Kami pernah kalah sebelumnya,” ujar Xavi dalam wawancara dengan L’Equipe.

“Cara mengalahkan Barcelona adalah ambil bola dari kaki kami. Namun jika kami bermain di lapangan artifisial, dan bola bergerak lambat, kami akan menghadapi masalah,” tutup pemain 32 tahun itu.